ALT_IMG

CD RPP, Silabus SD Berkarakter

Dapatkan RPP, Silabus, SK KD, PROTA, PROMES, KKM, Pemetaan SKKD dan perangkat lainnya dalam bentuk CD dengan harga terjangkau. Anda tidak perlu repot-repot membuang waktu untuk mendownload lagi Selengkapnya ....

ALT_IMG

CD RPP, Silabus SMP Berkarakter

Dapatkan RPP, Silabus, SK KD, PROTA, PROMES, KKM, Pemetaan SKKD dan perangkat lainnya dalam bentuk CD dengan harga terjangkau. Anda tidak perlu repot-repot membuang waktu untuk mendownload lagi Selengkapnya..

Alt img

CD RPP, Silabus SMA Berkarakter

Dapatkan RPP, Silabus, SK KD, PROTA, PROMES, KKM, Pemetaan SKKD dan perangkat lainnya dalam bentuk CD dengan harga terjangkau. Anda tidak perlu repot-repot membuang waktu untuk mendownload lagi Selengkapnya..

ALT_IMG

CD RPP, Silabus SMK Berkarakter

Dapatkan RPP, Silabus, SK KD dan perangkat lainnya dalam bentuk CD dengan harga terjangkau. Anda tidak perlu repot-repot membuang waktu untuk mendownload lagi Selengkapnya..

ALT_IMG

Tata Cara Ibadah Haji

Jika Anda sudah berniat untuk melaksanakan Ibadah Haji, maka Anda harus mengetahui, syarat, rukun, dan larangan haji agar Anda terhindar dari segala larangan dan mendapatkan Ibadah haji yang mambrur dan mendapatkan Ridha Allah SWT. Selengkapnya...

ALT_IMG

Daftar Isi Blog

Kalo Anda kesulitan mencari tip RPP klik saja Daftar ISI agar Anda bisa lebih cepat mencarinya Selengkapnya...

ALT_IMG

CD Contoh Skripsi

Kami menyediakan lebih dari 1000 Skripsi untuk Anda yang akan menyusun skripsi sebagai bahan dan contoh agar Anda lebih mudah dalam menyusun skripsi .... Selengkapnya...

ALT_IMG

RPP Silabus Berkarakter SD, SMP, SMA

Dapatkan RPP, Silabus, SK KD, PROTA, PROMES, KKM, Pemetaan SKKD dan perangkat lainnya dalam bentuk CD dengan harga terjangkau. Anda tidak perlu repot-repot membuang waktu untuk mendownload lagi Selengkapnya ....

Pemerintah Hapus Ujian Nasional SD Mulai Tahun Ajaran 2013/2014

Kabar yang menggembirakan untuk anak-anak sekolah dasar bahwa mulai tahun ajaran 2013/2014 Ujian Nasional (UN) tingkat SD akan dihapus oleh pemerintah. Keputusan ini sudah ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 7 Mei 2013 lalu. Penghapusan UN ini akan berlaku hingga tujuh tahun mendatang. Sebagai mana yang di muat di situs resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia sebagai berikut:

Terkait dengan akan dilaksanakannya Kurikulum Baru pada 2013 (Kurikulum 2013), pemerintah melakukan perombakan yang cukup besar terhadap Standar Nasional Pendidikan, di antaranya dengan meniadakan Ujian Nasional (UN) Tingkat Sekolah Dasar (SD) dan sederajat (MI/SDLB), dan pelaksanaan Kurikulum Baru yang berbasis kompetensi secara bertahap hingga 7 (tujuh) tahun  mendatang.

Ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan yang telah ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 7 Mei 2013 lalu.

Dalam PP ini dijelaskan, lingkup Standar Nasional Pendidikan meliputi Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan, dan Standar Penilaian Pendidikan. “Standar Nasional Pendidikan digunakan sebagai acuan Pengembangan kurikulum untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional,” bunyi Pasal 2 Ayat (1a) PP tersebut.

Standar Kompetensi Lulusan digunakan sebagai acuan Pengembangan Standar Isi, Standar Proses, Standar Penilaian Pendidikan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, dan Standar Pembiayaan. “Standar Isi dikembangkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri,” bunyi Pasal 5 Ayat (4). Pada PP terdahulu tidak ada kata-kata BSNP.

Menyangkut Materi Pendidikan sebagai bagian dari Standar Isi dalam Standar Nasional Pendidikan, PP ini menegaskan bahwa ruang lingkup materi  dirumuskan berdasarkan kriteria: a. Muatan wajib yang ditetapkan dalam ketentuan perundang-undangan; b. Konsep keilmuan; dan c. Karakteristik satuan pendidikan dan program pendidikan.

Sementara Tingkat Kompetensi dirumuskan berdasarkan kriteria: a. Tingkat perkembangan Peserta Didik; b. Kualifikasi Kompetensi Indonesia; dan c. Pengusaan Kompetensi yang berjenjang.

PP ini secara tegas menghapus Ketentuan Pasal 6 sampai dengan Pasal 18 pada PP No. 19 Tahun 2005 yang di antaranya berisi tentang: a. Pengelompokan mata pelajaran pada jenjang pendidikan dasar dan menengah (misalnya agama, kewarganeraan, pendidikan jasmani, dsb); b. Pengaturan kurikulum untuk agama, ilmu pengetahuan dan tehnologi; c. Ketentuan mengenai beban belajar; d. Pelaksanaan pendidikan berbasis keunggulan lokal; dan e. Pengembangan kurikulum pada masing-masing satuan pendidikan.

Menyangkut pengadaan Buk Teks Pelajaran, Pasal 43 Ayat (5a) Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 ini menegaskan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan akan menetapkan buku tersebut sebagai sumber utama belajar dan Pembelajaran setelah ditelaah dan/atau dinilai oleh BSNP atau tim yang dibentuk oleh Menteri.

Hapus UN SD

Hal penting lain dalam Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 ini adalah menyangkut ketentuan penilaian hasil belajar. PP ini hanya menegaskan bahwa penilaian hasil belajar digunakan untuk: a. Menilai pencapaian Kompetensi Peserta Didik; b. Bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar; dan c. Memperbaiki proses pembelajaran. “Ketentuan lebih lanjut mengenai penilaian hasil belajar oleh pendidikan diatur dengan Peraturan Menteri,” bunyi Pasal 64 Ayat (2e) PP No. 32/2013 ini.

Adapun ketentuan mengenai penilaian pada mata pelajaran Agama, Ahlak Mulia, Kewarga Negara, Ilmu Pengetahuan, Estetika, Jasmani dan Olahraga, serta Kesehatan yang tertuang dalam Pasal 64 Ayat (3,4,5,6,dan 7) PP No. 19/2005 dinyatakan dihapus.

Menurut PP ini, Pemerintah menugaskan BSNP untuk menyelanggarakan Ujian Nasional yang diikuti Peserta Didik pada setiap satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar dan menengah, dan jalur nonformal kesetaraan.

“Ujian Nasional untuk satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar sebagaimana dimaksud, dikecualikan untuk SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat,” bunyi Pasal 67 Ayat (1a) PP No. 32/2013 ini.
Pada Pasal 69 PP ini disebutkan,  bahwa setiap Peserta Didik jalur pendidikan formal pendidikan dasar dan menengah dan jalur pendidikan nonformal kesetaraan berhak mengikuti Ujian Nasional, dan berhak mengulanginya sepanjang belum dinyatakan lulus, serta kewajiban bagi Peserta Didik untuk mengikuti satu kali Ujian Nasional tanpa dipungut biaya. Namun pada Ayat (2a) Pasal 69 PP itu ditegaskan, Peserta Didik SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat dikecualikan dari ketentuan mengikuti Ujian Nasional itu.

Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 ini bahkan secara tegas menghapus ketentuan Pasal 70 Ayat (1,2) PP No. 19/2005, yang didalamnya disebutkan mengenai materi Ujian Nasional tingkat SD dan sederajat, yang sebelumnya mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matemika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Menurut Pasal 72 Ayat (1) PP ini, Peserta Didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a. Menyelesaikan seluruh program Pembelajaran; b. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran; c. Lulus ujian sekolah/madrasah; dan d. Lulus Ujian Nasional.

Khusus Peserta Didik dari SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat, menurut Pasal 72 Ayat (1a) PP ini,  dinyatakan lulus setelah memenuhi ketentuan pada Ayat (1) huruf a, b, dan c (tidak ada kata-kata lulus Ujian Nasional, red).

“Kelulusan Peserta Didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan sesuai dengan kriteria yang dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri,” bunyi Pasal 72 Ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 ini.

Menurut PP ini pula, ketentuan pengecualian Ujian Nasional SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67 Ayat (1a) berlaku sejak tahun ajaran 2013/2014.
(Pusdatin/ES)
sumber : http://setkab.go.id/berita-8631-mulai-tahun-ajaran-20132014-pemerintah-hapus-ujian-nasional-sd.html

Lanjutkan baca →

Tunjangan Profesi Guru Langsung Ditransfer ke Rekening Guru Mulai 2013

Guru adalah profesi yang sangat mulia, karena sudah membuat anak-anak bangsa menjadi cerdas dan sukses. Ada kabar lagi buat para guru bahwa mulai tahun 2013 honor Tunjangan Profesi Guru akan langsung dikirim ke rekening masing-masing guru dan tentunya akan menghindari pemotongan ini dan itu.

Berikut adalah beritanya:

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, pemerintah sangat serius menyelesaikan persoalan tunjangan profesi guru yang sering kali uangnya terlambat diterima guru. Mulai tahun ini sebanyak Rp 7,6 triliun tunjangan guru sepenuhnya disalurkan melalui pemerintah pusat. Tunjangan itu meliputi tunjangan fungsional non pns, tunjangan profesi, tunjangan khusus bagi guru di daerah terpencil dan tertinggal, dan tunjangan kualifikasi bagi guru yang melanjutkan ke DIV atau S1. Sebelumnya, pada tahun lalu, sebanyak Rp 5,7 triliun tunjangan guru disalurkan melalui dekonsentrasi.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh saat memberikan keterangan pers di Kemdikbud, Jakarta, Kamis (6/2/2013).

Anggaran tersebut dialokasikan bagi sebanyak 629.044 guru. Jumlahnya meningkat dibandingkan dengan tahun lalu sebanyak 610.685 guru. Dari anggaran tersebut, sebagian anggaran digunakan untuk tunjangan fungsional guru non pns daerah atau guru swasta dan yang belum mendapatkan tunjangan profesi karena belum sertifikasi.

 “Alasan ditariknya anggaran fungsional ke pusat supaya efektif. Tahun lalu penyalurannya sering terlambat. Oleh karena itu, (sekarang) ke pusat supaya lebih efektif,” katanya.

Mendikbud menyebutkan, pada tahun ini sebanyak 321 ribu guru akan menerima tunjangan fungsional tersebut. Jumlah ini berkurang dari tahun lalu sebanyak 339.573 guru. Menurut Mendikbud, penurunan jumlah penerima tunjangan ini karena sebagian guru swasta telah mendapatkan tunjangan sertifikasi. “Tunjangan fungsional diberikan kepada guru yang belum sertifikasi,” katanya.
”Setelah dilakukan evaluasi secara menyeluruh, pemerintah pengambil kebijakan akan menyalurkan langsung dana itu ke tangan guru,” kata Nuh saat evaluasi program pendidikan 2012 dan rencana tahun 2013 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pekan lalu, di Jakarta.

”Kami menyadari ini pekerjaan rumah yang sulit. Kami akan kawal dana itu agar benar-benar sampai di tangan guru,” ujar Nuh.

Dari total anggaran fungsi pendidikan sebesar Rp 337 triliun di tahun 2013, pemerintah mengalokasikan Rp 43 triliun untuk tunjangan profesi guru. Besarnya tunjangan profesi guru satu kali gaji pokok guru.

tunjangan profesi guru tahun 2013

Banyak potongan

Menanggapi hal ini, Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistiyo berharap, tahun 2013 pembayaran tunjangan profesi guru akan lebih baik.

Dalam soal tunjangan profesi guru, kata Sulistiyo, masalah yang muncul antara lain banyaknya guru yang belum mendapat tunjangan profesi walau sudah lolos sertifikasi. Kalaupun menerima, dana itu sering terlambat hingga enam bulan. Selain terlambat, uang yang diterima guru tak utuh karena dipotong dinas pendidikan daerah dengan berbagai alasan. Kalaupun tidak dipotong, saat pencairan tunjangan profesi, guru diharuskan membeli berbagai perlengkapan pendidikan seperti laptop yang harganya lebih mahal dibandingkan harga pasar.

Sulistiyo juga menyoroti sulitnya guru swasta serta guru honorer mendapat tunjangan profesi. Saat ini dari sekitar 2,9 juta guru di berbagai jenjang pendidikan, sekitar 1,7 juta berstatus guru pegawai negeri sipil (PNS) dan sekitar 1,2 juta guru non-PNS, baik guru swasta, guru bantu, guru honorer, maupun status lainnya.

Dari rencana program pemerintah tahun depan, ujar Sulistiyo, tidak terlihat adanya rencana mengatasi kekurangan guru SD, tenaga administrasi, perpustakaan, dan laboratorium di sekolah. Persoalan tenaga kependidikan ini tidak pernah disentuh pemerintah pusat. ”Meski menjadi urusan daerah, tetap harus ada solusinya ketika daerah tidak menjalankan kewajibannya,” kata Sulistiyo.

Sumber : Kompas.com
Lanjutkan baca →

Lowongan PNS Sebanyak 60.000 Mulai di Buka pada Agustus 2013

Info CPNS - Bagi Anda yang belum menjadi PNS dan sangat ingin menjadi PNS ada kabar gembira bahwa pemerintah kembali akan membuka Lowongan PNS pada bulan Agustus 2013, banyaknya lowongan Kerja CPNS tersebut sebanyak 60.000 lowongan tentu saja yang akan diikuti oleh banyak peserta, semoga Anda yang akan ikut serta mendaftarkan diri untuk maju sebagai CPNS mendapatkan kesempatan dan lolos test CPNS tersebut.

Berikut adalah berita yang kami dapat dari website sebelah yang juga bersumber dari detik finance yang mebicarakan kutipan pembicaraan Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (WamenPAN) Eko Prasojo seperti yang dikuti situs resmi Sekretariat Kabinet, Jumat (10/5/2013). "Untuk penerimaan dari kategori umum 60.000-an", ujarnya.

Untuk penerimaan pegawai dari pelamar umum dibagi untuk pemerintah pusat dan daerah. dari sini, lanjut eko, pemerintah bisa benar-benar mencari pegawai yang sesuai kebutuhan.

Eko memperkirakan perekrutan pegawai tahun 2014 kurang lebih sama dengan penerimaan tahun ini. "Kalau enggak ada macam-macam, Insya Allah 2014 masalah pegawai honorer rampung," kata Eko.

Menurut eko, adanya pegawai honorer yang masih tersisa membuat peneriamaan pegawai masih harus memprioritaskannya. Setidaknya, penerimaan CPNS yang leluasa baru bisa dilaksanakan pada 2015 mendatang.

Sementara, tes penerimaan CPNS secara nasional akan digelar pada Agustus 2013. Jumlah PNS yang memasuki masa pensiun tahun ini mencapai 110.000 dan yang akan diterima sekita 60.000 CPNS.

Untuk Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kategori 2 (pendapatan tidak dibayar melalui APBN/APBD), Wamen PAN-RB Eko Prasojo mengatakan, jumlahnya mencapai 500.000. "Kemenpan-RB masih akan melakukan penentuan kuota formasi jurusan dan usulan dari daerah." jelas Eko.

Kemudian akan ditentukan jumlah kuota yang akan diterima untuk PTT K2. Jika kuota telah ditentukan, maka akan lakukan tes pada Juli dan Agustus.

tes PTT K2, lanjut Eko, akan disamakan dengan tes penerimaan reguler, diantaranya tes kepribadian, tes potensi akademik dan tes wawasan kebangsaan.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda, dan yang belum PNS ayo siap-siap untuk mendaftar dan siapkan segala kemampuan Anda agar lulus dalam tes tersebut.

Khusu bagi Anda yang ingin mengikuti tes CPNS, kami sarankan untuk mempelajari Soal-soal CPNS yang bisa Anda dapatkan di bawah ini:



Lanjutkan baca →

Mengenal Karakter Anak Berdasarkan Golongan Darah

Info dari blog mas Mohammad Rifai. sebagai bahan dan bekal bagi guru-guru yang mengajar di mana saja untuk lebih mengenal anak didik agar lebih mudah dalam mendekatinya.

Menjadi orang tua atau guru bukanlah suatu hal yang mudah. Seringkali kita tidak mengenali karakter anak kita meskipun kita sering bersama mereka. Hal-hal kecil yang sering kita abaikan, terkadang merupakan hal yang paling penting bagi anak. Masalah komunikasi merupakan hambatan yang sangat berpengaruh bagi sebuah hubungan yang sehat. Terkadang kita bertanya-tanya, bagaimana ya cara kita berkomunikasi agar pendapat kita bisa didengarkan anak? Seberapa jauh sih kita mengenal karakter anak kita?
Di Jepang, mengetahui karakter seseorang lewat golongan darah merupakan sebuah tradisi yang sudah umum. Tetapi, karekter berdasarkan golongan darah ini tidak mutlak dimiliki oleh orang bergolongan darah tertentu, tetapi ada kecenderungan yang menjadi pembawaannya. Dengan mengetahui kelebihan dan kelemahan anak, kita bisa mengenal isi hati anak yang menjadi kunci untuk membangun kepribadian mereka.

golongan darah

Anak yang bergolongan darah O
Karakteristik temperamen :
- Gairah hidupnya sangat tinggi (aktif, mempunyai cara tertawa yang khas, berorientasi pada hasil)
- Memiliki keinginan yang kuat untuk mencapai apa yang diinginkan
- Ekspresi dan pola pikirnya diungkapkan dengan tidak berbelit-belit
- Memiliki rasa percaya diri dan ekspresi diri yang kuat
- Memilih teman dengan dilandasi oleh hubungan kekuasaan yang kuat
- Mudah tersentuh atau tersinggung, tetapi mudah juga melupakannya
- Senang bicara
Tingkah laku yang terlihat pada anak :
- Bersahabat, dan terkadang manja
- Menyenangi kontak fisik
- Memiliki keinginan yang kuat untuk memonopoli orang atau benda
- Pandai membuat cerita
- Sangat antusias untuk makan
- Sangat peduli dengan kompetisi
Cara menegur
- Tunjukkan sedikit kemarahan saja, dan jangan lupa untuk mengatakan, ;karena saya mengasihi kamu;
Bagian yang perlu diperhatikan
- Agar tidak tampak berlebihandalam menyikapi kesalahannya, tunjukkan juga tindakan yang penuh kasih sayang.
- Bantu dia untuk menunjukkan kemampuannya dalam menolong orang lain.
Anak yang bergolongan darah A
Karakteristik temperamen :
- Memiliki keinginan yang kuat untuk membantu
- Sensitif terhadap perubahan lingkungan sekitar
- Dapat mengontrol emosi dan keinginan
- Menghargai aturan
- Perfeksionis
Tingkah laku yang terlihat pada anak:
- Memiliki keinginan kuat untuk membantu
- Berkelakuan baik
- Bisa bekerja sama saat melakukan aktivitas bersama teman lain
- Sangat menjaga apa yang sudah ditetapkan dan diajarkan
- Sensitif terhadap perkataan orang lain
Cara menegur :
- Puji sisi baiknya terlebih dahulu, setelah paham akan persoalannya, beritahukan kekurangannya secara baik-baik
Bagian yang perlu diperhatikan:
- Bersikap sabar terhadapnya
- Anak ini memiliki dedikasi dan keinginan yang kuat untuk membantu
Anak yang bergolongan darah B
Karakteristik temperamen:
- Senantiasa melakukan sesuai apa yang disukai, mereka tidak suka dibatasi
- Berfikir dengan cara yang fleksibel
- Mudah membuka hati untuk orang lain
- Optimis
Tingkah laku yang terlihat pada anak:
- Memiliki ide yang berani dan bebas
- Antusias terhadap apa yang disukainya
- Walaupun bersama-sama dengan orang lain dalam kelompoknya, biasanya mereka melakukan aktivitasnya sendiri
- Pemalu
- Tidak bisa stabil, tidak mau dikontrol
Cara menegur :
- Karena intonasi suara yang keras tidak terlalu berpengaruh, ajarkan suatu hal berkali-kali tanpa kenal lelah
Bagian yang perlu diperhatikan:
- Aktivitas dan ide yang fleksibel
- Berikan pujian pada saat mereka sedang melatih kemampuan dan talenta mereka
Anak yang bergolongan darah AB
Karakteristik temperamen :
- Memiliki pemikiran rasional
- Terkadang memiliki emosi yang stabil, tetapi juga kadang-kadang tidak stabil
- Bersikap lembut dan baik hati, pandai membuat keputusan terhadap suatu situasi, tidak suka sikap yang cenderung menyanjung.
- Senang melayani
Tingkah laku yang terlihat pada anak:
- Sejak kecil tidak terlalu manja
- Anak yang pemalu tapi sekaligus juga anak yang ceria, penuh rasa humor, lucu
- Memiliki kebiasaan berfantasi
Cara menegur :
- Jangan membentak dan memarahi, berikan pengertian dengan mengajaknya berdiskusi. Hanya saja berhati-hatilah,
jangan sampai menjawab dengan terlalu enteng.
Bagian yang perlu diperhatikan :
- Perasaan yang lembut terhadap orang maupun alam, keinginan untuk melayani di lingkungan social
- Berikan penghargaan pada upayanya, meskipun tampak kecil.
Nah parent, dengan lebih mengetahui karakter anak kita melalui golongan darah, kita bisa semakin mengerti perasaan anak kita. Sehingga akan terjalin komunikasi yang sehat antara kita sebagai orang tua dan anak-anak kita. Dan dengan mengenali karakter anak kita, kita bisa menggali lebih dalam kemampuan anak Sukses selalu bagi kita semua.
Sumber :
- Seminar “Melejitkan Kecerdasan Anak” oleh Ibu Yemima Tri Wuryani (Psikolog).
- Touch my heart, karangan Toshitaka Nomi.
Lanjutkan baca →

18 NILAI KARAKTER YG DISEPAKATI DIMASUKKAN KE DALAM RPP

18 NILAI KARAKTER YG DISEPAKATI DIMASUKKAN KE DALAM RPP
(tentunya karakter lain boleh saja dimasukkan minimal ini sbg contoh)
Nilai dan Deskripsi Nilai Pendidikan Budaya dan Kaarakter Bangsa
 1. Religius : sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain.
2. Jujur : Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.
3. Toleransi : Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.
4. Disiplin : Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan
5. Kerja Keras : Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya
6. Kreatif : Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.
7. Mandiri : Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas
8. Demokratis : Cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain
9. Rasa Ingin Tahu: Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.
10. Semangat Kebangsaan: Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya
11. Cinta Tanah Air : Cara berfikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa.
12. Menghargai Prestasi: Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.
13. Bersahabat/Komunikatif: Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain.
14. Cinta Damai : Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya.
15. Gemar Membaca: Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.
16. Peduli Lingkungan: Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi
17. Peduli Sosial : Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.
18. Tanggung-jawab : Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.
Lanjutkan baca →

Syarat-Syarat Baru CPNS Guru 2013

Informasi CPNS 2013 - Rendahnya kualitas sebagian besar guru saat ini membuat Mendikbud menerapkan persyaratan baru CPNS Guru 2013. Bagi para sarjana apapun yang ingin menjadi guru, harus memiliki kriteria tambahan.

Kriteria yang bakal diterapkan tahun 2013 yaitu dokumen atau ijazah kelulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), sebagaimana disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh : “Dengan skema baru ini, untuk menjadi guru, baik PNS maupun non-PNS tidak cukup hanya dengan ijazah S.Pd (sarjana pendidikan),”.

Prinsip tersebut mengadopsi seleksi dokter PNS. M. Nuh menjelaskan bahwa agar diterima menjadi dokter PNS, pelamar atau pendaftar tes CPNS tak bisa hanya bermodalkan ijazah sarjana kedokteran (S. Ked). Namun, mereka juga harus mengikuti pendidikan profesi dokter selama satu tahun.

Tata aturan terbaru mengenai persyaratan guru PNS, sedang digodok oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) selaku pelaksana teknis seleksi CPNS baru.

Program PPG ditempuh ketika seseorang sudah menyelesaikan program sarjana pada FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) atau semacamnya. Apabila berminat menjadi guru PNS, maka mereka wajib mengikuti PPG yang diselenggarakan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).

Akan tetapi, tak semua sarjana FKIP yang mendaftar di LPTK pasti diterima serta berhak ikut PPG. LPTK tetap bakal menjalankan seleksi CPNS secara ketat karena daya tampung rekrutmen dibatasi.
Para sarjana FKIP juga akan bersaing secara terbuka terhadap sarjana-sarjana fakultas lainnya untuk masuk LPTK. Contohnya : Demi menjadi guru matematika, para sarjana FKIP bakal bertarung dengan sarjana fakultas MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alama). Dan itu juga yang terjadi pada guru ekonomi, sarjana FKIP juga akan bersaing dengan sarjana fakultas ekonomi (FE).

Posisi tenaga pendidik atau guru memang idealnya diisi oleh para sarjana FKIP. Akan tetapi, apabila tingkat kompetensi sarjana FKIP jauh di bawah sarjana fakultas lainnya, tentu saja tak bisa dipaksakan mengajar.


Calon guru PNS akan mendapatkan sertifikat sebagai guru profesional setelah mengikuti proses PPG selama satu tahun. Sertifikat tersebut kedepannya harus dilampirkan sewaktu yang bersangkutan akan melamar menjadi guru CPNS. Dengan sertifikat tersebut serta ditambah pengalaman mengajar selama 24 jam pelajaran per pekan, guru bersangkutan berhak mendapatkan tunjangan profesi pendidik (TPP).
Apabila wacana seleksi CPNS khususnya perekrutan guru PNS profesional tersebut berjalan secara sistematis serta lancar, beliau yakin bahwa kualitas guru-guru Indonesia bisa beranjak naik. Nuh pun menegaskan bahwa posisi PPG ini strategis, sebab merupakan proses substitusi program sertifikasi guru yang saat ini sedang berjalan.

Secara tidak langsung persyaratan baru CPNS Guru 2013 ini mirip dengan era Akta IV yang sempat tenggelam karena adanya rumor dengan program akta IV ini maka peluang Peluang FKIP Menjadi CPNS Guru Makin Terdesak oleh lulusan non-FKIP karena secara materi FKIP jelas kalah.

Bagi Anda yang sedang mencari SOAL-SOAL CPNS Anda bisa mendapatkannya disini, Klik link dibawah untuk mendownloadnya.


sumber: e-cpns
 
Lanjutkan baca →

Kesabaran Seorang Guru menjadikannya dicintai anak didik


Informasi Guru - Seorang guru yang dicintai oleh anak didiknya adalah yang sabar dalam menghadapi mereka pada saat proses belajar mengajar. Kesabaran seorang guru akan membuat anak didik merasa nyaman dalam belajar. Tidak saja merasa nyaman, kesabaran seorang guru juga membuat anak didik mempunyai waktu yang cukup untuk lebih bisa memahami pelajaran yang dihadapinya. Inilah kunci yang sangat penting dalam meraih keberhasilan di dunia pendidikan.

Sabar seringkali dipahami dengan tidak tepat. Oleh karena itu, sebelum memahami persoalan sabar dalam mengajar ini, ada baiknya bagi kita untuk memahami arti sabar itu sendiri. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, sabar mempunyai dua makna, yakni (1) tahan menghadapi cobaan (tidak lekas marah, tidak lekas putus asa, tidak lekas patah hati); tabah; (2) tenang; tidak tergesa-gesa; tidak terburu nafsu.

Berangkat dari pemahaman sabar berdasarkan kamus tersebut, seorang guru yang ingin bisa sabar dalam mengajar dapat melakukan dua hal penting sebagai berikut:

a. Tahan dalam Segala Keadaan

Menghadapi sikap anak didik yang tidak sesuai dengan harapan, tidak sedikit dari guru yang menunjukkan sikap tidak sabar. Sikap dari anak didik yang tidak sesuai dengan harapan itu bisa jadi berupa perilaku anak didik yang tidak memerhatikan pelajaran, melanggar kesepakatan, tidak mengerjakan tugas, atau bahkan tidak segera bisa menangkap pelajaran yang telah disampaikannya. Tidak sabar yang demikian biasanya ditunjukkan dengan sikap jengkel atau bahkan amarah. Inilah sesungguhnya tipe guru yang tidak tahan dalam menghadapi keadaan muid-muridnya.

Namun, bagi seorang guru yang bisa bersabar tentu akan mendapatkan hasil yang menyenangkan. Hal ini disebabkan para guru yang sabar mempunyai keyakinan bahwa hal yang tidak diinginkan dan yang terjadi pada anak didiknya tidaklah kekal. Cepat atau lambat perilaku anak didik yang tidak diinginkan tersebut pasti akan berubah. Apa yang terjadi pada anak didik sekarang tentu tidak akan terus-menerus terjadi dalam keadaan demikian, apalagi seiring dengan masa tumbuh dan berkembang anak didik. Apalagi, sang guru secara terus-menerus pula mendampingi anak didiknya dalam proses belajar mengajar. Dengan demikian, diyakini bahwa setiap anak didik sedang menjalani proses untuk menjadi lebih baik.

Di samping itu, tahan dalam segala keadaan atau sabar sangat diperlukan bagi seorang guru saat mendampingi anak didiknya karena dipercaya bisa menimbulkan energi positif. Hal ini bisa terjadi karena pada saat seorang guru membangun sifat kesabaran, ada proses harapan atau doa agar anak didiknya berubah menjadi lebih baik. Tentu akan berbeda jika seorang guru telah kehilangan kesabarannya, yang terjadi adalah rasa marah, apalagi bercampur aduk rasa jengkel, dan yang lebih menyedihkan adalah sang guru diam-diam mengumpat di dalam hati. Bila sudah begini, bukan lebih baik yang terjadi, malah semakin parah.

Di sinilah sesungguhnya sifat sabar dari seorang guru menjadi mutlak untuk dimiliki dalam mendampingi anak didiknya. Bukan sekadar ia akan menjadi guru yang akan dicintai oleh para muridnya. Akan tetapi, lebih dari itu, hal ini penting dalam rangka mencapai keberhasilan dalam proses belajar mengajar.

Guru yang sabar


b. Tenang atau Tidak Tergesa-gesa

Seorang guru yang mempunyai sifat sabar dalam mendampingi anak didiknya tentu akan bersikap tenang atau tidak tergesa-gesa. Hal ini penting sekali agar anak didik dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan baik. Sebab, daya tangkap setiap anak didik ketika mendengar penjelasan dari sang guru tentu berbeda antara satu dengan yang lainnya. Ada anak didik yang hanya diterangkan dengan beberapa kalimat saja langsung sudah bisa memahami apa yang telah disampaikan oleh gurunya. Namun, ada juga anak didik yang membutuhkan waktu agak lama dibandingkan dengan teman-teman sekelasnya. Anak didik yang agak lambat dalam menangkap dan memahami pelajaran ini tentu harus diperhatikan pula oleh guru. Pada saat yang seperti ini seorang guru dibutuhkan kesabarannya untuk menjelaskan dengan beberapa kalimat tambahan atau bahkan pengulangan kepada anak didiknya.

Setiap guru memang mempunyai target agar setiap dari pertemuan yang dilakukannya bersama anak didiknya dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Hal ini memang sudah seharusnya. Sebab, tanpa target untuk mencapai keberhasilan dalam belajar mengajar tentu apa yang dilakukan oleh seorang guru menjadi asal-asalan dan tidak terarah. Namun, dalam rangka untuk mencapai keberhasilan dalam proses belajar mengajar tentu dibutuhkan ketenangan dalam diri seorang guru agar proses belajar mengajar itu pun dapat berjalan dengan baik. Dalam hal ini, seorang guru tidak boleh tergesa-gesa. Justru ketergesaan yang dilakukan oleh seorang guru biasanya malah mengacaukan rencana yang sudah dirangcang dengan baik dalam rangka mencapai keberhasilan tujuan belajar mengajar.

Seorang guru yang selalu tergesa-gesa akan membuat anak didiknya tidak nyaman dalam mengikuti proses belajar mengajar. Ia merasa seperti dikejar-kejar untuk segera menyelesaikan pekerjaan yang satu untuk menuju pekerjaan yang lain. Apalagi, pada saat yang seperti ini sang guru malah berkomentar, misalnya, "Mengerjakan begitu saja lambat amat, sih." Komentar yang seperti ini sungguh akan dirasakan tidak nyaman bagi anak didik.

Mengerjakan segala sesuatu dengan tenang atau tidak tergesa-gesa bukan berarti selalu lambat dalam melakukan pekerjaan. Tenang yang dimaksudkan di sini lebih kepada membangun kesabaran dalam proses yang sedang dijalaninya. Maka, seorang guru yang bisa tenang dalam proses belajar mengajar akan bisa memimpin jalannya belajar mengajar dengan baik. Anak didik pun dapat belajar dengan lebih berkonsentrasi. Dengan demikian, guru dan anak didik sama-sama bisa fokus untuk mencapai keberhasilan dalam belajarnya.

Demikianlah dua hal penting yang dapat dilakukan oleh seorang guru dalam rangka membangun kesabaran ketika bersama anak didiknya. Sungguh, ini adalah kunci yang penting agar seorang guru bisa lebih menikmati dan merasakan bahagia dalam menjalankan tugasnya. Hal ini bisa terjadi karena guru yang sabar bisa tenang dan menikmati proses belajar mengajar dengan baik. Sebaliknya, tanpa kesabaran seorang guru akan banyak mengeluh mengenai anak didiknya. Jika sudah begini, rasa optimisme pun tak bisa terbangun dengan baik.

Mengaitkan kesabaran dan rasa optimisme ini sebagaimana pemaparan di atas, jelas diketahui bahwa kesabaran yang dibangun oleh seorang guru adalah kesabaran dalam arti yang benar. Bukan kesabaran dalam arti mudah menyerah dan mengalah. Melainkan kesabaran yang dinamis dalam menyikapi segala persoalan dengan cara pandang dan berpikir yang positif. Jika seorang guru dapat bersikap demikian, ia akan mendapatkan banyak sekali manfaat, yakni di samping akan dicintai anak didiknya, bahkan tak jarang hingga mereka lulus sekolah, juga sangat mendukung dalam meraih keberhasilan mencapai tujuan belajar mengajar.

Sumber: wikimu

Lanjutkan baca →

Kisah Guru Bangsa - Profil Buya Hamka

Kisah Guru Bangsa - Semoga sepenggal kisah Buya Hamka ini menambah semangat bagi para guru yang sedang berjuang mencerdaskan bangsa ini, untuk mencetak generasi-generasi yang cerdas dan menjadi tumpuan bangsa. Buya Hamka lahir pada tahun 1908 di desa kampung Molek, Meninjau, Sumatera Barat, HAMKA sendiri merupakan singkatan dari nama beliau yakni Haji Abdul Malik Karim Amrullah, Hamka merupakan putra dari Syekh Abdul Karim bin Amrullah, yg juga merupakan ulama di tanah minang, diawali bekerja sebagai guru agama pada tahun 1927 di Perkebunan Tebing Tinggi, Medan dan guru agama di Padang Panjang pada tahun 1929. Hamka kemudian dilantik sebagai dosen di Universitas Islam, Jakarta dan Universitas Muhammadiyah, Padang Panjang dari tahun 1957 hingga tahun 1958.

Setelah itu, beliau diangkat menjadi rektor Perguruan Tinggi Islam, Jakarta dan Profesor Universitas Mustopo, Jakarta. Dari tahun 1951 hingga tahun 1960, beliau menjabat sebagai Pegawai Tinggi Agama oleh Menteri Agama Indonesia, tetapi meletakkan jabatan itu ketika Sukarno menyuruhnya memilih antara menjadi pegawai negeri atau bergiat dalam politik Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi). Buya Hamka merupakan sosok otodidak dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan seperti filsafat, sastra, sejarah, sosiologi dan politik, baik Islam maupun Barat. Dengan kemahiran bahasa Arabnya yang tinggi, beliau dapat menyelidiki karya ulama dan pujangga besar di Timur Tengah seperti Zaki Mubarak, Jurji Zaidan, Abbas al-Aqqad, Mustafa al-Manfaluti, dan Hussain Haikal. Melalui bahasa Arab juga, beliau meneliti karya sarjana Perancis, Inggris dan Jerman, beliau juga rajin membaca dan bertukar-tukar pikiran dengan tokoh-tokoh terkenal Jakarta seperti HOS Tjokroaminoto, Raden Mas Soerjopranoto, Haji Fachrudin, AR Sutan Mansur, dan Ki Bagus Hadikusumo sambil mengasah bakatnya sehingga menjadi seorang ahli pidato yang andal.


Buya Hamka

Hamka aktif dalam Muhammadiyah, terpilih menjadi ketua Majlis Pimpinan Muhammadiyah di Sumatera Barat oleh Konferensi Muhammadiyah, menggantikan S.Y. Sutan Mangkuto pada tahun 1946. Pada tahun 1953, Hamka dipilih sebagai penasihat pimpinan Pusat Muhammadiah. Pada 26 Juli 1977, Menteri Agama Indonesia, Prof. Dr. Mukti Ali melantik Hamka sebagai ketua umum Majelis Ulama Indonesia tetapi beliau kemudiannya mengundurkan diri pada tahun 1981 karena nasihatnya tidak dipedulikan oleh pemerintah Indonesia.


Beliau juga wartawan, penulis, editor, dan penerbit. Sejak tahun 1920-an, Hamka menjadi wartawan beberapa buah surat kabar seperti Pelita Andalas, Seruan Islam, Bintang Islam, dan Seruan Muhammadiyah. Pada tahun 1928, beliau menjadi editor majalah Kemajuan Masyarakat. Pada tahun 1932, beliau menjadi editor dan menerbitkan majalah al-Mahdi di Makassar. Hamka juga pernah menjadi editor majalah Pedoman Masyarakat, Panji Masyarakat, dan Gema Islam. Hamka juga menghasilkan karya ilmiah Islam dan karya kreatif seperti novel dan cerpen. Karya ilmiah terbesarnya ialah Tafsir al-Azhar dan antara novel-novelnya yang mendapat perhatian umum dan menjadi buku teks sastera di Malaysia dan Singapura termasuklah Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Di Bawah Lindungan Ka'bah, dan Merantau ke Deli.


Karya- karya buya HAMKA
Khatibul Ummah, Jilid 1-3. Ditulis dalam huruf Arab.Si Sabariah. (1928)Pembela Islam (Tarikh Saidina Abu Bakar Shiddiq),1929.Adat Minangkabau dan agama Islam (1929).Ringkasan tarikh Ummat Islam (1929).Kepentingan melakukan tabligh (1929).Hikmat Isra' dan Mikraj.Arkanul Islam (1932) di Makassar.Laila Majnun (1932) Balai Pustaka.Majallah 'Tentera' (4 nomor) 1932, di Makassar.Majallah Al-Mahdi (9 nomor) 1932 di Makassar.Mati mengandung malu (Salinan Al-Manfaluthi) 1934.Di Bawah Lindungan Ka'bah (1936) Pedoman Masyarakat,Balai Pustaka.Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (1937), Pedoman Masyarakat, Balai Pustaka.Di Dalam Lembah Kehidupan 1939, Pedoman Masyarakat, Balai Pustaka.Merantau ke Deli (1940), Pedoman Masyarakat, Toko Buku Syarkawi.Margaretta Gauthier (terjemahan) 1940.Tuan Direktur 1939.Dijemput mamaknya,1939.Keadilan Ilahy 1939.Tashawwuf Modern 1939.Falsafah Hidup 1939.Lembaga Hidup 1940.Lembaga Budi 1940.Majallah 'SEMANGAT ISLAM' (Zaman Jepang 1943).Majallah 'MENARA' (Terbit di Padang Panjang), sesudah revolusi 1946.Negara Islam (1946).Islam dan Demokrasi,1946.Revolusi Pikiran,1946.Revolusi Agama,1946.Adat Minangkabau menghadapi Revolusi,1946.Dibantingkan ombak masyarakat,1946.Didalam Lembah cita-cita,1946.Sesudah naskah Renville,1947.Pidato Pembelaan Peristiwa Tiga Maret,1947.Menunggu Beduk berbunyi,1949 di Bukittinggi,Sedang Konperansi Meja Bundar.Ayahku,1950 di Jakarta.Mandi Cahaya di Tanah Suci. 1950.Mengembara Dilembah Nyl. 1950.Ditepi Sungai Dajlah. 1950.Kenangan-kenangan hidup 1,autobiografi sejak lahir 1908 sampai pd tahun 1950.Kenangan-kenangan hidup 2.Kenangan-kenangan hidup 3.Kenangan-kenangan hidup 4.Sejarah Ummat Islam Jilid 1,ditulis tahun 1938 diangsur sampai 1950.Sejarah Ummat Islam Jilid 2.Sejarah Ummat Islam Jilid 3.Sejarah Ummat Islam Jilid 4.Pedoman Mubaligh Islam,Cetakan 1 1937 ; Cetakan ke 2 tahun 1950.Pribadi,1950.Agama dan perempuan,1939.Muhammadiyah melalui 3 zaman,1946,di Padang Panjang.1001 Soal Hidup (Kumpulan karangan dr Pedoman Masyarakat, dibukukan 1950).Pelajaran Agama Islam,1956.Perkembangan Tashawwuf dr abad ke abad,1952.Empat bulan di Amerika,1953 Jilid 1.Empat bulan di Amerika Jilid 2.Pengaruh ajaran Muhammad Abduh di Indonesia (Pidato di Kairo 1958), utk Doktor Honoris Causa.Soal jawab 1960, disalin dari karangan-karangan Majalah GEMA ISLAM.Dari Perbendaharaan Lama, 1963 dicetak oleh M. Arbie, Medan; dan 1982 oleh Pustaka Panjimas, Jakarta.Lembaga Hikmat,1953 oleh Bulan Bintang, Jakarta.Islam dan Kebatinan,1972; Bulan Bintang.Fakta dan Khayal Tuanku Rao, 1970.Sayid Jamaluddin Al-Afhany 1965, Bulan Bintang.Ekspansi Ideologi (Alghazwul Fikri), 1963, Bulan Bintang.Hak Asasi Manusia dipandang dari segi Islam 1968.Falsafah Ideologi Islam 1950(sekembali dr Mekkah).Keadilan Sosial dalam Islam 1950 (sekembali dr Mekkah).Cita-cita kenegaraan dalam ajaran Islam (Kuliah umum) di Universiti Keristan 1970.Studi Islam 1973, diterbitkan oleh Panji Masyarakat.Himpunan Khutbah-khutbah.Urat Tunggang Pancasila.Doa-doa Rasulullah S.A.W,1974.Sejarah Islam di Sumatera.Bohong di Dunia.Muhammadiyah di Minangkabau 1975,(Menyambut Kongres Muhammadiyah di Padang).Pandangan Hidup Muslim,1960.Kedudukan perempuan dalam Islam,1973.

Sumber: http://biografi-biodata-profile.blogspot.com/2012/04/biografi-biodata-buya-hamka-sastrawan.html
Lanjutkan baca →